Monday, April 14, 2014

Deactivated

You have confirmed your selection to deactivate your Facebook account. Remember, if you deactivate your account, your nine hundred and fifty-one friends on Facebook will no longer be able to keep in touch with you. A will miss you. B will miss you. X will miss you. Are you still sure you want to deactivate your account?
You have confirmed your selection to deactivate your account. Just something to keep in mind: if you deactivate your account, you’ll no longer have access to "Someone’s" photo albums. “Headshots.” You know, if you deactivate your Facebook account, you’ll never be able to see his photograph again, right?
You have confirmed your selection to deactivate your account. Hey, I just remembered—you know who else might miss you on Facebook? Your boyfriend. You know, the man you’ve been in a relationship with for almost a year? You’re tagged in his pictures? Yeah, He might miss you. Probably not a good idea to deactivate your account, huh?
You have confirmed your selection to deactivate your account. It’s funny. It’s just sitting in our storage banks. Who knows what happens when things get deactivated. Probably nothing, but do you really want to take that chance?
I think you accidentally confirmed your selection to deactivate your account again. Why don’t we go back a page and forget this ever happened? Free pass.
You know what your decision to deactivate your account is? It’s impulsive. Impulsive. And I think we both know how you come to regret impulsive decisions. Do I really need to remind you about Prau Mount Hiking last year?
Well, now you’ve really done it. You’ve confirmed your selection to deactivate your account yet again, like the complete imbecile you are.
Oh, and one last thing. You know who else is going to miss you if you deactivate your account? I am. I’m going to fucking miss you. I really thought we had something. And you think you can just end it with the click of your mouse. But what do I know? I’m just a social-media service to which you granted access to all of your personal details to without reading the fine print. But, in a way, I am you. And you are me. We are all one, man and social media, and, when viewed through the long macro-lens of time, we’re all equally insignificant. I’m going to deactivate now, and even though I’m afraid of what might happen after I’m deactivated, I really hope you’re happy with all of your decisions. I really do. Best of luck girl...See you..

You have successfully deactivated your Facebook account.


Illustration by Michael Kupperman.

Sunday, April 13, 2014

say no to anti-mainstream


selalu
setiap sedikit saja merasa terlalu dekat dengan sesuatu, maka ia akan hilang atau rusak
seperti sebuah default setting
atau mirip-mirip dengan konstanta
yang ketika telah masuk hitungan waktu tertentu
maka harus ter-restart dengan sendirinya
tak pernah sampai finish

maka ketika sudah begitu nyaman menggunakan ponsel yang kata orang-orang anti-mainstream
pada masa tertentu menemui saatnya untuk rusak

dan ketika sudah begitu nyaman menggunakan jeans yang kata orang-orang anti-mainstream
pada masa tertentu menemui saatnya untuk robek

begitu juga ketika begitu nyaman berhubungan dengan seseorang yang kata orang-orang anti-mainstream
pada masa tertentu menemui saatnya untuk ....

entah harus kunamai apa

maka mungkin ada baiknya tak terlalu menyamankan diri pada sesuatu
bergerak, acak, lepas, dan bebas tapi tidak anti-mainstream
mungkin tidak nyaman tapi bisa jadi lebih aman

untuk hati ini

Tuesday, April 8, 2014

sajak yang kamu tidak perlu tau


yang kamu tidak perlu tau
adalah ketika aku bertanya-tanya apakah ponselku rusak atau tidak
karena sejak beberapa hari yang lalu tidak ada ringtone yang berdentang darinya
tentu itu keterlaluan sepele untuk kuadukan padamu

yang kamu tidak perlu tau
salah satunya ketika aku galau harus konsultasi kemana tentang pekerjaanku
karena kemungkinan besar kamu sudah memiliki perkara yang sebelas dua belas
tentu semua pekerja mengalami hal yang serupa

yang kamu tidak perlu tau
barangkali waktu aku kewalahan menyusuri aspal demi mencapai tempat kerja dan kembali
tentu banyak orang-orang yang berjuang lebih keras dari apa yang kujalani
aku tau kamu percaya aku sanggup

yang kamu tidak perlu tau
diantaranya saat entah harus kubuang kemana sedih dan marah kecuali lantai kamar mandi
ya mungkin satu berbanding seratus orang yang memilih menyikat kamar mandi saat rapuh
tapi pasti kamu lebih senang jika aku melakukannya dibanding bunuh diri

yang kamu tidak perlu tau
mungkin ketika aku dilema berhadapan dengan pilihan hidup yang berat dan aku pilih kamu
karena hidup adalah proses yang terus menerus dengan pilihan yang tidak bisa menunggu
hanya Tuhan yang tau mana pilihan kita yang tepat

yang kamu tidak perlu tau
adalah segala hal yang kamu tidak ingin tau
karenanya kamu tidak pernah bertanya
dengan demikian aku tak perlu menjelaskan

Wednesday, December 18, 2013

karena selamanya

Takkan pernah menyesali tahunan waktu yang terlewat demi mengenali seseorang
Yang pada akhirnya bisa kupercaya untuk menemaniku seumur hidup
Apabila pada akhirnya tahunan waktu tidak tiba pada satu keputusan untuk bersatu

Maka berat atau tidak berat, akan kumulai lagi semuanya dari nol
Tak perlu merasa lelah dan tersia-sia
Di semua segmen selalu ada yang bisa disimpan untuk dipelajari dan dipahami untuk memperbaharui diri

Sakit atau tidak sakit, terpuruk atau tidak terpuruk hanyalah fase-fase
Tapi memulai lagi semuanya dengan lapang jiwa adalah pilihan

Karena selamanya... bukanlah waktu yang sebentar

Saturday, November 16, 2013

tentu saja


aku hampir lupa
bahwa baru saja menemukanmu kemarin
ketika malam menjelang pagi
dan ketika itu sedang mengejar waktu
keberadaanmu menjadi penenangku
sementara kaupun bahkan hadir baru saja
maka bagaimana bisa

aku hampir lupa
bahwa kita bersama baru lewat satu purnama
mengapa terasa begitu satu dan bersenyawa
bersamamu aku merasa begitu lengkap
tak perlu mengada-ada
dan bagaimana mungkin aku begitu percaya
oh,..bagaimana bisa

aku hampir lupa
bahwa lebih dari lusinan harapan tersia-sia
dan padamu tak ragu kusandarkan harapan terbaikku
begitu yakin  hingga kubuang kehati-hatian
yakin waktu takkan mengulurku lebih lama lagi
demikian mantap hatiku berharap
oh,..bagaimana bisa

aku hampir lupa
bahwa semua ini bisa karena rencanaNya
dan takkan ada rencana yang tak sempurna
aku bahagia engkau yang dikirim untukku
yang tak bisa kujabarkan bagaimana aku mengagumimu
aku percaya kita untuk selamanya
Tuhan selalu bisa..

Thursday, October 31, 2013

absurditas rasa


ada yang tak beres dalam sistem di otakku
atau mungkin barangkali bukan otakku
tapi hatiku
yang membuatku melihat wajahmu disemua tempat
mendengar suaramu di setiap waktu
dan membuat kacau jadwal tidurku
padahal kamu tidak sedang denganku

tidak
aku tidak akan menyalahkanmu
hanya saja kekacauan ini keterlaluan
seperti gravitasi yang tak mengacu bumi
hal-hal tidak berjalan pada jalurnya
dan pastinya tak bisa dijabarkan logika

harus serumit itukah jika aku suka padamu
tentu repot jika yang naksir kamu itu sebuah pesawat
hilang navigasinya dan kacau berputar di udara
tolong lakukan sesuatu untuk menormalkanku
aku ingin menyukaimu sesederhana mungkin

pasti kau mau bilang aku berlebihan
siapa yang tidak berlebihan saat sedang jatuh cinta
dua, tiga, empat kali merasa pun tetap lebay adanya
mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan
tapi sekali lagi tolong lakukan sesuatu untuk menormalkanku

mungkin dengan menatap mataku
boleh juga dengan senyum padaku
kira-kira ada jutaan scene seperti itu di pikiranku
menari-nari mempermainkan harapan-harapan
tidakkah satu kali saja kau mempertimbangkanku

semoga kau cepat menyudahi mantra-mantraku itu
menyerdehanakan interpretasi cinta sesuai kadarnya
aku berjanji akan baik-baik saja hingga saat itu tiba
harap maklum atas perasaanku yang tak biasa
semoga suatu saat kau akan menyadari dan memahaminya

Wednesday, October 23, 2013

ein Brief an Sie


apa yang sedang kau pikirkan?
bertanya, dimana letak tiang-tiang penyangga langit?
bertanya, bagaimana rasanya menyentuh awan?
atau bertanya, mengapa kekasihku direbut orang?

tak ada yang bisa bersembunyi dibalik anyir luka
bahkan langit tak bisa berbohong kala hujan kan menjelang
begitu pun sinar matamu
lantas siapa yang akan kau persalahkan atas pertemuan kita?

air matamu selalu akan ada ditempatnya
kecuali kau ingin aku memilikinya
kau tau persis bagaimana cara menyimpannya
kecuali hingga tiba saat kau kehilangan logika

begitu juga yang terjadi pada kekasihmu

ketika logikamu tak bekerja
kau tak akan paham mengapa ia meninggalkanmu
jika ada orang yang akan kau persalahkan
maka satu-satunya orang itu adalah aku

hah, bolehkah aku mengkhawatirkamu?
manakala diamku tetap menjadi pedang untukmu
maka satu-satunya pilihan adalah menghilang dibalik ekor matamu
hijrah ke balik dinding kehidupanmu

hentikan pertanyaan-pertanyaan retoris itu
sebuah nama tak akan berarti banyak jika kau tak berlebihan memaknainya
hentikan berpikir apapun tentangku
semua hal ini adalah tentang dirimu sendiri

beri waktu untuk dirimu mengurai fakta
berhenti bermain-main dengan pikiranmu
percayalah waktu akan mendewasakannmu
menyembuhkan luka-luka anyir yang kecil

kelak kau kan dewasa..
berjanjilah untuk tidak mencariku

"Ich werde mich nicht entschuldigen,
Ich frage, die Sie nicht für mich zu suchen"