Wednesday, October 23, 2013
ein Brief an Sie
apa yang sedang kau pikirkan?
bertanya, dimana letak tiang-tiang penyangga langit?
bertanya, bagaimana rasanya menyentuh awan?
atau bertanya, mengapa kekasihku direbut orang?
tak ada yang bisa bersembunyi dibalik anyir luka
bahkan langit tak bisa berbohong kala hujan kan menjelang
begitu pun sinar matamu
lantas siapa yang akan kau persalahkan atas pertemuan kita?
air matamu selalu akan ada ditempatnya
kecuali kau ingin aku memilikinya
kau tau persis bagaimana cara menyimpannya
kecuali hingga tiba saat kau kehilangan logika
begitu juga yang terjadi pada kekasihmu
ketika logikamu tak bekerja
kau tak akan paham mengapa ia meninggalkanmu
jika ada orang yang akan kau persalahkan
maka satu-satunya orang itu adalah aku
hah, bolehkah aku mengkhawatirkamu?
manakala diamku tetap menjadi pedang untukmu
maka satu-satunya pilihan adalah menghilang dibalik ekor matamu
hijrah ke balik dinding kehidupanmu
hentikan pertanyaan-pertanyaan retoris itu
sebuah nama tak akan berarti banyak jika kau tak berlebihan memaknainya
hentikan berpikir apapun tentangku
semua hal ini adalah tentang dirimu sendiri
beri waktu untuk dirimu mengurai fakta
berhenti bermain-main dengan pikiranmu
percayalah waktu akan mendewasakannmu
menyembuhkan luka-luka anyir yang kecil
kelak kau kan dewasa..
berjanjilah untuk tidak mencariku
"Ich werde mich nicht entschuldigen,
Ich frage, die Sie nicht für mich zu suchen"
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment