Thursday, October 31, 2013
absurditas rasa
ada yang tak beres dalam sistem di otakku
atau mungkin barangkali bukan otakku
tapi hatiku
yang membuatku melihat wajahmu disemua tempat
mendengar suaramu di setiap waktu
dan membuat kacau jadwal tidurku
padahal kamu tidak sedang denganku
tidak
aku tidak akan menyalahkanmu
hanya saja kekacauan ini keterlaluan
seperti gravitasi yang tak mengacu bumi
hal-hal tidak berjalan pada jalurnya
dan pastinya tak bisa dijabarkan logika
harus serumit itukah jika aku suka padamu
tentu repot jika yang naksir kamu itu sebuah pesawat
hilang navigasinya dan kacau berputar di udara
tolong lakukan sesuatu untuk menormalkanku
aku ingin menyukaimu sesederhana mungkin
pasti kau mau bilang aku berlebihan
siapa yang tidak berlebihan saat sedang jatuh cinta
dua, tiga, empat kali merasa pun tetap lebay adanya
mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan
tapi sekali lagi tolong lakukan sesuatu untuk menormalkanku
mungkin dengan menatap mataku
boleh juga dengan senyum padaku
kira-kira ada jutaan scene seperti itu di pikiranku
menari-nari mempermainkan harapan-harapan
tidakkah satu kali saja kau mempertimbangkanku
semoga kau cepat menyudahi mantra-mantraku itu
menyerdehanakan interpretasi cinta sesuai kadarnya
aku berjanji akan baik-baik saja hingga saat itu tiba
harap maklum atas perasaanku yang tak biasa
semoga suatu saat kau akan menyadari dan memahaminya
Wednesday, October 23, 2013
ein Brief an Sie
apa yang sedang kau pikirkan?
bertanya, dimana letak tiang-tiang penyangga langit?
bertanya, bagaimana rasanya menyentuh awan?
atau bertanya, mengapa kekasihku direbut orang?
tak ada yang bisa bersembunyi dibalik anyir luka
bahkan langit tak bisa berbohong kala hujan kan menjelang
begitu pun sinar matamu
lantas siapa yang akan kau persalahkan atas pertemuan kita?
air matamu selalu akan ada ditempatnya
kecuali kau ingin aku memilikinya
kau tau persis bagaimana cara menyimpannya
kecuali hingga tiba saat kau kehilangan logika
begitu juga yang terjadi pada kekasihmu
ketika logikamu tak bekerja
kau tak akan paham mengapa ia meninggalkanmu
jika ada orang yang akan kau persalahkan
maka satu-satunya orang itu adalah aku
hah, bolehkah aku mengkhawatirkamu?
manakala diamku tetap menjadi pedang untukmu
maka satu-satunya pilihan adalah menghilang dibalik ekor matamu
hijrah ke balik dinding kehidupanmu
hentikan pertanyaan-pertanyaan retoris itu
sebuah nama tak akan berarti banyak jika kau tak berlebihan memaknainya
hentikan berpikir apapun tentangku
semua hal ini adalah tentang dirimu sendiri
beri waktu untuk dirimu mengurai fakta
berhenti bermain-main dengan pikiranmu
percayalah waktu akan mendewasakannmu
menyembuhkan luka-luka anyir yang kecil
kelak kau kan dewasa..
berjanjilah untuk tidak mencariku
"Ich werde mich nicht entschuldigen,
Ich frage, die Sie nicht für mich zu suchen"
Subscribe to:
Comments (Atom)