Friday, May 25, 2012

Evaluasi Mei


Adakalanya kita dihadapkan pada cuilan cuilan ujian
Yang berkomplikasi menjadi rumit bernama masalah
Karena kadung telat diselesaikan ketika dini
Entah malas atau apapun namanya
Tanggung jawab sebagai bukti kedewasaan tidak dipraktekkan
Akhirnya meradang dan sulit diatasi

Terlanjur besar dan terjadi
Tapi toh tetap ada hikmah yang bisa diambil
Pelajaran bagi yang menyepelekan proses kedewasaan
Bahwa sekecil apapun persoalan tetap harus tersolusi
Adalah kebahagian besar ketika berhasil mengikhlaskan obsesi
Bertemu titik tolak egoisme yang sebelumnya melintang tegas

Kembali lagi Tuhan mengingatkanku
Tak perlu mempermainkan diri sendiri
Berdoalah sesuai kesanggupanmu untuk menerima
Tak perlu mencemburui hal-hal yang tak mampu kau pelihara
Maka kebutuhanmu takkan pernah terasa kurang
Sesederhana itulah bersyukur..

Monday, April 23, 2012

Pilihan


apa yang harus kucemburui?
tak ada yang salah pada porsi
semua sudah sesuai takaran
tak kan tertukar apalagi kurang

jika ada yang ganjil pada perasaan
itu adalah perseteruan dengan ego
manusia hakikatnya wadah nafsu
disanalah tempatnya segala keinginan

adalah terang terjabar mana yang baik
dan mana yang terlihat begitu baik
sungguh pilihan yang sederhana
"tak perlu mempermainkan diri sendiri"

jangan bermain-main dengan doamu
jika tidak siap dengan jawaban, lupakan
jangan menghakimi Tuhan atas sesuatu yang menyakitkan
karna menjadi dewasa adalah pilihan


Monday, April 2, 2012

Toh kamu tidak tahu

Aku bebas memiliki mimpi besar melebihi kapasitas tampung bumi
Adalah hak ku mencetak diri diluar jalur yang kamu maui
Kedua kakiku bergerak maju dan meloncat karena diriku sendiri
Apa yang bisa kamu lakukan padaku hanya menonton lantas iri

Aku makhluk bermulut yang tak akan bungkam ketika terkekang
Pada Tuhan aku meminta tolong bukan padamu saat kesulitan
Diam dan pergi lebih baik daripada bertahan untuk bersitegang
Tolong mengerti ketika aku pergi adalah untuk kebaikan

Aku tak berharap kamu adalah satu diantara manusia indigo
Sehingga kesalahpahaman tak pernah terselip antara kita
Nada tinggi dalam gusar dan saling menghakimi itu hanya ego
Mungkin ada baiknya kamu ijinkan aku mati untuk sementara

Apa yang kukorbankan untukmu
Tak perlu ku urai demi simpatimu
Pada siapa hatiku mengabdi adalah kebebasanku
Toh kamu tidak tahu

Suatu hari kita akan belajar berbicara dengan cara
Meminta tanpa memberatkan apa dan siapa
Menyembunyikan wujud luka
Mempersembahkan ketulusan luar biasa

Tuesday, March 20, 2012

People I Love

semoga angin kencang malam ini tidak membawa pergi doa-doaku
merenggutnya sebelum Tuhan mendengar permohonan-permohonanku
permohonan yang tak muluk-muluk
jaga dan bahagiakan mereka yang menyayangiku ya Tuhan
mereka yang tak bisa kujaga hanya dengan kemampuanku
karena hanya kuasaMu yang bisa
hanya kuasaMu..


"I miss u a lot Mom
a lot..
sorry I break my promise
to not falling down my tears
each time, when trouble comes
each time, when I can't face it without you

miss u a lot Mom"

Saturday, March 17, 2012

antara kita

ada yang tak beres dengan kita
yang aku dan beserta dunianya mengakui
bahwa egosentris diantara kita melintang tegas
diantara teori dan paham yang selama ini ada
kamu adalah perkecualian didalamnya
yang bukan hitam juga bukan putih
seperti halnya karma yang tak bisa disangkal
mungkin ada masa lalu yang belum sempat kubayar
hingga kamu menelusup kemari agar ku melunasinya
aku tak mengerti mengapa Tuhan mengutusmu
menguji kesungguhanku dalam niat baik
dan seperti membawa cermin untukku berkaca
seakan kedatanganmu berisi pesan refleksi
dua kemungkinan yang bisa terjadi padaku
adalah aku akan semakin kuat dalam tekad baik
atau kembali tenggelam dalam gelapnya masa lalu
seperti dipaksa untuk mengalahkan diri sendiri
sungguh aku butuh penyelamat dalam hal ini
dan semoga ia datang sebelum terlambat


"Tuhan, kumohon jaga ingatanku selalu untukMu, ajari aku membedakan mana yang kubutuhkan dan mana yang hanya kuinginkan. Tuntun aku untuk tegas demi kebaikan dan mensyukuri tanpa membandingkan...amin."

Saturday, March 3, 2012

delapan belas hari yang lalu

......
semesta perasaan ini mengakar diatas pasir
tak sempat menjejak kuat 
kemudian direbut ombak
seutuhnya hanyut 
mencium kerasnya karang
tak menyisa
pun kembali
layaknya sebelum aku kemari
                                   .......