Sunday, February 26, 2012

sepagi tadi

Sepagi tadi aku meracau,
merapat dengan banyak pena berserak,
di atas lembaran rindu, terdapat kamu menyeruak di antara parau petang…
Sepagi tadi,
aku mencumbu lajur waktu…
mengingat-ingat apa saja tentangmu,
mengulang cerita lama tentang kamu tanpa bosan…
Sepagi tadi,
aku mencari sedikit berita, sedikit yang artinya rindu yang tumpah-ruah tanpa ada yang menadah..
Sepagi tadi,
aku masih sadarkan diri,
tenggelam dalam berakar terbelit benang merah,
menyulam tanpa ujung di tengah kelakar,
Sepagi tadi,
kalau saja kamu tahu…
Dan dalam pagi-pagi yang lain, ku kumpulkan remah yang sekiranya dapat ku temukan baumu…
Sepagi tadi,
di antara remah yang bergulir pada buku jari dan menyumbat pori,
menahan diri agar aku tak lagi berpaling pada waktu, di mana ada kamu…
Kamu yang bahkan tak tahu di balik rindu, aku mengeja namamu…
Sepagi tadi,
Sampai rasa tak ada yang berubah,
rinduku..masih berakar pada namamu…
rindu yang tak terjamah waktu dan temu…

~kekasihsenja~

Friday, February 17, 2012

abu-abu


dan aku sadar,
tak akan ada yang bilang aku benar
aku bukan orang yang hilang ingatan
dan yang kucari bukan pembenaran

dan ketika semua berakhir
entah pedih entah getir
seharusnya tidak ada yang menangis dan ditangisi
sudah jelas apa konsekuensi bermain hati

bagi orang semacam aku
akan bertanya bagaimana cara keluar dari zona abu-abu
sementara kamu hanya tau hitam atau putih
dan semua hal masuk dalam kategori benar atau salah

tak ada tempat untuk sebuah keragu-raguan
dalam keraguan tidak ada kesempatan bagi kebahagiaan
apa boleh buat aku tak mampu memberimu keutuhan
satu yang aku punya hanya ketulusan yang dalam